Beberapa penanggalan berlaku di Pulau Jawa yaitu :
- Penanggalan berdasarkan peredaran Matahari dikenal dengan nama "Surya Sengkala"
- Penanggalan berdasarkan peredaran Bulan dikenal dengan nama "Candra Sengkala"
Masyarkat Jawa berlaku penanggalan :
- Penanggalan Masehi
- Penanggalan Hijriyah
- Penanggalan Jawa yang diciptakan oleh Sultan Agung Hanyokrowati dari Mataram
Penyebutan nama hari oleh Masyarakat Jawa banyak dipengaruhi oleh akulturasi budaya Hindu, Islam nama hari sesuai Surya Sengkala sebagai berikut :
- Hari Minggu = Dino Ahad disebut Juga Radite
- Hari Senin = Dino Senen disebut juga Somo
- Hari Selasa = Dino Seloso disebut juga Anggoro
- Hari Rabu = Dino Rebo disebut juga Budo
- Hari Kamis = Dino Kemis disebut juga Respati
- Hari Jum'at = Dino Jumuah disebut jugaSukro
- Hari Sabtu = Dino Sabtu disebut jugaTumpak
Masyarakat Jawa juga mengenal lima hari Pasaran yang dikaitkan dengan hari biasa sebagai beikut :
- Pon
- Wage
- Kliwon
- Legi
- Pahing
Sementara untuk nama bulan ( sasi ) Masyarakat Jawa ada :
- Sasi Suro
- Sasi Sapar
- Sasi Mulud
- Sasi Bakdo Mulud
- Sasi Jumadil Awal
- Sasi Jumadil Akhir
- Sasi Rejeb
- Sasi Ruwah
- Sasi Poso
- Sasi Bodo
- Sasi Selo
- Sasi Besar